Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2012

Keabdian Tiada Batas Sejuk Menginspirasi..

Gambar
Oleh: Nurul Ulfah Aprily   Keindahan dunia tersinarkan akhlakmu Sumber yang tak pernah lepas dari peradabaan Adalah momentum yang menggerakkan Jiwa-jiwa pemimpin dalam darahmu          Letupan semangat yang mendalam kau abdi dalam binaan,,,     Kau mulia saat terjaga, kau indah dalam hijabnya,     Kau cantik jika dalam batasan syari’at     Kau lebih mulia kerana abdimu… Keanggunan tidaklah menjadi batasanmu dalam berjuang Dan sungguh menjadi perisai untuk gerakan pengabdian Abdi untuk keluarga, abdi seorang isteri, abdi sebagai ibu, Abdi masyarakat, abdi agama jua abdi Negara…     Bukan siapa yang pantas menilai,     Bukan seorang yang bisa merangkai,,,     Sejarah dan peradaban abadi menjadi saksi,     Tuntunan dan syar’iat menjadi pedoman pasti…    Tiada habis dirimu dalam perbincangan Itulah istimewa watak jelita ya...
Gambar
SAHABAT,,, bukan sekedar hiasan dinding dalam rangkaian kata... bukan sekedar kata dalam hiasan angan-angan belaka... tapi, harapan kita bersama cita-cita yang semoga kan menjadi nyata... IMPIAN kita bersama menjadi orang sukses dunia dan akhirat dan... ingatlah ketika diri ini mulai melemah,. ada pundak yang siap menopang mu... akan tetapi ada Allah yang lebih siap dan sudah menyiapkan kekuatan untuk dirimu... ingatlah ketika hati ini menangis,. ada tangan yang siap mengusap air mata itu... akan tetapi ada Allah yang lebih siap Merasakannya sebelum kau mengeluhkannya dan Allah sudah menyiapkan hal yang membuatmu ceria kembali... kemana akan kau cari sebuah jati diri,. maka lihatlah dalam-dalam nurani yang membisik dalam Qolbun Salim.. ya Allah, ya Rahman, ya Rohim, ..., .......   — bersama Tatu Kulsum Putri Al-Hadad .

hikmah dibalik cerita

Gambar
Kala kata menghinggapi telinga yang tiadalah tak sesuci dahulu. Hinggap sebuah kalimat tangis dari sang sahabat yang perjuangan yang jauh disana. Hatinya dan cakapnya tersedu-sedu seakan mengajak diri ini ikut kedalamnya. Haah,. kalaupun aku mengikutinya, tiada lah manfaat yang dapat kuberikan terhadapnya. Akhirnya, setiap cakap dalam lisan ku yang keluar adalah candaan agar setidaknya membuat dia tersenyum, walau dari jarak yang jauh aku hanya bisa membayangnya hingga akhirnya ku mendengar kau riang dalam genggaman alat  telekomunikasi yang ku pegang. Kau sahabat, kau kawan sehati. Luapkanlah isi hatimu jika itu membuatmu lega dari derita yang melandamu. aku bukanlah orang bijak yang selalu dapat memberimu pengertian dan aku bukanlah orang yang kaya segalanya sehingga kau tercukupi adanya dengan diriku. Akulah yang kamu kenal dengan segala keterbatasan dan ingin membuatmu bahagia. Keterbukaan yang telah kita lewati selama ini menjadikan kita sehati sejiwa. Katamu, ad...
Gambar
Kutatap Hari Karya : Nurul Ulfah Aprily Kala senja menutup hari-hari bahagia Bisakah ku temukan kembali rasa itu? Kala gelap telah datang dengan kedamain Bisakah ku ulangi lagi yang kurasakan hari ini? Sepi kadang tenang Ramai kadang tak tenang Tapi bisa jadi sepi itu mengosongkan Ramainya tak ada arti Apa yang ku tatap bahagia saat ini Tapi belum tentu esok kan tiba Dan apa yang ku tatap sedih saat ini Namun tak bisa jku kabarkan esok kan sama Sepi bukan berarti sunyi, ramai kan banyak yang menyuarakan Hati tak sebening yang diharapkan, tapi mimpi dan perbaikan tak boleh padam Betapa banyak yang menyangka benar, namun salah kaprah Betapa banyak yang mengandai-andai, namun sia-sia Betapa banyak yang bercakap, namun tak pandai bahasa Betapa banyak yang bertindak, namun tak punya arah Ku diajarkan tentang keseimbangan hidup, bagaimana harus bertindak dan bercakap Ku diajarkan tentang keseimbangan hidup, bagaimana harus betanggung jawab ...